Example floating
Example floating

Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Dorong Budaya Mutu, Capaian Indikator Layanan Kesehatan Terus Meningkat pada 2026

IMG 20260728 WA0025
A-AA+A++

SUMENEP, Altrian News – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sepanjang Semester I Tahun 2026, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu mencatat tren positif pada sejumlah indikator mutu pelayanan, mulai dari keselamatan pasien, pelayanan medis, laboratorium, farmasi hingga penyelesaian pengaduan masyarakat.

Capaian tersebut merupakan hasil evaluasi kinerja pada Triwulan I (Januari–Maret 2026) dan Triwulan II (April–Juni 2026) yang menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., mengatakan bahwa pemantauan indikator mutu menjadi instrumen penting dalam memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan secara berkesinambungan.

“Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkesinambungan melalui pemantauan indikator mutu rumah sakit, dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kepuasan pasien,” ujar dr. Erliyati, Minggu (19/7/2026).

Berdasarkan hasil evaluasi Triwulan I, penggunaan Formularium Nasional mencapai 95,28 persen. Sementara pemenuhan jam kunjungan dokter spesialis kepada pasien tercatat 87,46 persen, sedangkan ketepatan pelaporan hasil laboratorium mencapai 93,62 persen.

Memasuki Triwulan II, sejumlah indikator kembali menunjukkan peningkatan. Tingkat kepatuhan penerapan Clinical Pathway mencapai 93,28 persen, sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan medis sesuai standar. Di sisi lain, indikator pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh di ruang rawat inap berhasil mencapai 95,15 persen, yang mencerminkan perhatian rumah sakit terhadap aspek keselamatan pasien.

Tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, RSUDMA juga terus memperkuat pelayanan publik melalui sistem penanganan pengaduan masyarakat. Hingga akhir Triwulan II, tingkat penyelesaian pengaduan masyarakat tercatat mencapai 89,76 persen, sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menerima, menindaklanjuti, serta menjadikan setiap masukan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan layanan.

Menurut dr. Erliyati, berbagai capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan hasil kerja sama seluruh tenaga kesehatan dan jajaran rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang aman, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan pasien.

Ia menegaskan bahwa budaya mutu akan terus diperkuat melalui evaluasi rutin, inovasi pelayanan, serta berbagai langkah perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat.

“Harapan kami, dengan evaluasi rutin yang dilakukan secara konsisten, kualitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep semakin baik, sehingga masyarakat memperoleh layanan yang aman, cepat, profesional, dan memuaskan,” tutupnya.

Peningkatan berbagai indikator mutu tersebut menjadi salah satu gambaran komitmen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit daerah melalui evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

 

Penulis: Acan

Editor: Tim Altrian News