Example floating
Example floating
PolitikBerita

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan Jam’iyah NU

Avatar of Altriannews.com
519
×

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan Jam’iyah NU

Sebarkan artikel ini
IMG 20260427 WA00511

SUMENEP | ALTRIAN NEWS – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan pentingnya peran partai dalam menghidupkan ekosistem keagamaan, khususnya pesantren dan jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU), saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut berlangsung di Islamic Centre Bindara Saod, Kabupaten Sumenep, pada Minggu (26/04/2026), dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta kader partai di tingkat cabang hingga anak cabang.

Said Abdullah menyampaikan, meskipun PDI Perjuangan bukan partai berbasis pesantren, namun memiliki tanggung jawab moral untuk ikut merawat dan memberdayakan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, hubungan antara PDI Perjuangan dan NU bukan sekadar kedekatan politik, melainkan kesamaan nilai dan kultur yang telah mengakar kuat, khususnya di wilayah Madura.

“PDI boleh jadi tidak punya ponpes, tapi kewajiban PDI Perjuangan menghidupkan pesantren. Karena kita sama-sama Ahlussunnah Waljamaah. Ingat kawan-kawan DPRD, rawat dan berdayakan jam’iyah NU,” tegas Said Abdullah.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti konsistensi kader partai dalam menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari bakti sosial hingga distribusi hewan kurban.

Ia bahkan menyebut, setiap Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan mendapatkan satu ekor sapi kurban, sebagai bentuk kepedulian nyata partai terhadap masyarakat.

“Adakah partai lain yang melakukan hal yang sama dengan PDI Perjuangan? Setiap PAC diberikan satu kurban sapi. Itu hanya terjadi di PDI Perjuangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Said mengungkapkan bahwa pada momentum Idul Adha 2026, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 360 ekor sapi kurban, dengan 157 ekor di antaranya dialokasikan untuk Kabupaten Sumenep.

Ia menegaskan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen partai dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat serta menjaga nilai gotong royong yang juga menjadi ciri khas NU.

Selain itu, Said juga mengingatkan para kader agar tetap menjaga konsistensi dan loyalitas terhadap partai sebagai wadah perjuangan bersama.

“Saya pelayanan partai. Saya seperti ini karena konsisten dan istiqomah. Jangan dibalik karena Said-nya, tapi karena partai lah yang membawa kehormatan bagi kita,” ungkapnya.

Dalam forum Musancab tersebut, ia juga mendorong agar kegiatan ini dijadikan momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus melakukan regenerasi kepemimpinan di tubuh partai.

“Marilah jadikan ajang Musancab ini jadi ajang konsolidasi. Bahwa memang ada regenerasi, lakukan regenerasi,” ajaknya.

Di sisi lain, komitmen terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui program nyata di lapangan, seperti penyediaan akses air bersih di wilayah yang mengalami kesulitan air.

Said menegaskan, setiap kali turun ke Madura, dirinya berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, dapat terpenuhi melalui program pengeboran.

“Kalau saya turun di Madura, dimanapun kalau tidak ada air, saya pastikan dilakukan pengeboran agar ada air. Itu komitmen saya seperti yang terjadi di Kecamatan Manding,” pungkasnya.

 

Penulis : Acan

Editor : Tim Altrian News

Penerbit : Altriannews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *