SUMENEP, ALTRIAN NEWS – RSUDMA Sumenep menghadirkan layanan kesehatan gratis dalam rangkaian pembukaan Madura Culture Festival (MCF) 2026 di Stadion A. Yani Sumenep, Rabu (26/8/2026).
Kehadiran stan pelayanan kesehatan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mendekatkan akses layanan kepada masyarakat di tengah kegiatan publik.
Pengunjung MCF 2026 dapat memanfaatkan stan RSUDMA untuk memperoleh konsultasi dan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Layanan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi kesehatan tanpa harus terlebih dahulu datang ke rumah sakit.
Kehadiran RSUDMA Sumenep di tengah festival budaya menjadi bagian dari pelayanan yang menyentuh langsung masyarakat.
Selain menikmati berbagai agenda budaya, pengunjung dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan yang dirasakan.
“Terima kasih RSUD Sumenep. Kami bisa konsultasi sekaligus memeriksakan kesehatan secara gratis di sini. Momentum seperti ini jarang ditemukan,” ujarnya.
Pelayanan kesehatan di ruang publik juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan ketika muncul keluhan.
Namun, pemeriksaan di stan kegiatan tetap disesuaikan dengan fasilitas dan jenis layanan yang tersedia. Apabila membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, pasien dapat diarahkan untuk mendapatkan pelayanan sesuai prosedur medis.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., menempatkan peningkatan kualitas pelayanan sebagai bagian dari tanggung jawab rumah sakit daerah kepada masyarakat.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas dan tenaga medis, tetapi juga bagaimana rumah sakit mampu memberikan akses yang mudah serta membangun kepercayaan masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah besar yang senantiasa kami jaga melalui pelayanan yang aman, ramah, dan profesional,” ujar Erliyati.
Kehadiran stan RSUDMA dalam MCF 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa kegiatan festival tidak hanya menjadi ruang pertunjukan seni dan budaya.
Berbagai stan yang hadir membuka ruang interaksi masyarakat dengan pelayanan publik, pemerintah daerah, produk unggulan, serta potensi ekonomi daerah.
Bagi RSUDMA, kegiatan tersebut menjadi kesempatan memperkenalkan pelayanan sekaligus mendekatkan tenaga kesehatan dengan masyarakat.
Antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan di lokasi festival menunjukkan bahwa akses pemeriksaan kesehatan di ruang publik memiliki nilai manfaat bagi pengunjung.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu memahami bahwa konsultasi maupun pemeriksaan di stan bukan pengganti pelayanan medis secara menyeluruh.
Untuk kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan, masyarakat dapat mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan dan prosedur yang berlaku.
Melalui kegiatan tersebut, RSUDMA Sumenep terus berupaya hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan pelayanan yang lebih dekat, informatif, dan responsif.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap pelayanan rumah sakit daerah.
Penulis: ACAN
Editor: Redaksi ALTRIAN NEWS














Tidak ada Respon