SUMENEP, ALTRIAN NEWS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus berupaya menjaga keberlanjutan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pengelolaan rumah sakit yang hingga kini terus mengalami perkembangan. Menurutnya, peningkatan pelayanan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan dapat terus direspons dengan baik.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga RSUD dr. H. Moh. Anwar dapat terus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Erliyati.
Erliyati menegaskan bahwa perkembangan rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan aspek fasilitas, tetapi juga menyangkut komitmen dalam menjaga kualitas pelayanan kepada pasien. Karena itu, evaluasi dan pembenahan menjadi bagian penting dalam pengelolaan rumah sakit secara berkelanjutan.
Upaya peningkatan pelayanan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumenep, khususnya dalam memperoleh layanan kesehatan yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan pasien.
Sebagai rumah sakit daerah, RSUD dr. H. Moh. Anwar juga memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Penguatan kualitas layanan menjadi salah satu aspek yang perlu terus dijaga seiring dengan perkembangan kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Kami akan terus berupaya melakukan pembenahan dan peningkatan pelayanan secara bertahap. Harapannya, masyarakat dapat merasakan manfaat dari setiap perkembangan yang dilakukan rumah sakit,” kata Erliyati sebagai penutup.
Dengan komitmen tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep diharapkan dapat terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.
Penulis: ACAN
Editor: Redaksi Altrian News














Tidak ada Respon