SUMENEP | Altriannews.com – Calon Bupati (Cabup) nomor urut. 2, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, (FAHAM) menyoroti keunggulan potensi alam dalam Debat Pamungkas Pilkada Sumenep yang digelar Rabu (20/11/2024) malam.
Dalam debat tersebut, H. Achmad Fauzi Wongsojudo menanggapi kritik pasangan Paslon Final nomor urut.1 terkait minimnya perhatian pada potensi lokal.
Paslon nomer 2, H. Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam (FAHAM) menyebut Kabupaten Sumenep sebagai penghasil utama rumput laut jenis Eucheuma Cottonii di Jawa Timur.
“Rumput laut jenis Eucheuma Cottonii yang tumbuh di Sumenep, adalah penghasil terbesar di Jawa Timur,” tegas, H. Achmad Fauzi Wosojudo Calon Bupati Sumenep 2024.
Selain itu, juga dipaparkan bahwa Kabupaten Sumenep memiliki luas yang potensi budidaya rumput lautnya mencapai 243.254 hektar dengan 59.424 hektar telah dimanfaatkan.
Dari total area ini, produksi rumput laut Sumenep mencapai 686.657 ton per tahun dengan nilai ekonomi sekitar Rp. 3,43 triliun. Sektor ini melibatkan lebih dari 4.093 petani lokal.
Menurut data Badan Pusat Statistik, Sumenep menjadi penghasil rumput laut terbesar di provinsi Jawa Timur, mengungguli daerah Kabupaten Situbondo, Banyuwangi, dan Sidoarjo.
“Secara nasional, Sumenep berada di peringkat kedua setelah Maluku, dari 4 daerah penghasil rumput lainnya,” ujar, H. Achmad Fauzi Wongsojudo.
Ia menambahkan bahwa kualitas rumput laut dari Sumenep telah diakui baik di tingkat domestik maupun internasional.
Dan dengan optimistis pengelolaan potensi rumput laut dapat menjadi motor penggerak ekonomi Kabupaten Sumenep.
Hal ini, juga diperkuat oleh pernyataan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur, Isa Anshori.
Ia juga yang menyebut bahwa rumput laut Sumenep memiliki kualitas terbaik di Jawa Timur dan kedua di Indonesia.
“Potensi ini harus terus kita dorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Fauzi. (Red)













