Example floating
Example floating
BeritaPemerintah

Sumenep Bersholawat Jadi Momentum Refleksi Setahun Kepemimpinan Fauzi–Imam

Avatar of Altriannews.com
317
×

Sumenep Bersholawat Jadi Momentum Refleksi Setahun Kepemimpinan Fauzi–Imam

Sebarkan artikel ini
ALTRIANNEWS.COM 20260314 043641 0000

SUMENEP, AltrianNews – Lantunan sholawat menggema di kawasan timur Taman Potre Koneng, Kabupaten Sumenep, Sabtu (28/2/2026) malam. Ribuan jamaah memadati lokasi untuk menghadiri kegiatan Sumenep Bersholawat 2026.

Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati K.H. Imam Hasyim.

Bupati Fauzi menyampaikan, kegiatan bersholawat ini bukan sekadar agenda religius. Momentum tersebut juga menjadi ruang muhasabah bagi pemerintah daerah.

“Sholawat ini adalah wujud rasa syukur atas perjalanan satu tahun pemerintahan. Sekaligus menjadi saat yang tepat untuk mengevaluasi apa yang telah kami kerjakan dan apa yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Selama satu tahun kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan evaluasi terhadap berbagai program prioritas pembangunan.

Fokus pembangunan diarahkan pada penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, pengembangan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat.

“Pembangunan harus menyentuh lahir dan batin. Fisiknya maju, masyarakatnya juga berkarakter dan religius,” tegasnya.

Sumenep Bersholawat yang digelar bersama Majelis At-Taufiq dihadiri ribuan jamaah dari berbagai kecamatan.

Mereka bersama-sama melantunkan sholawat dan memanjatkan doa agar Kabupaten Sumenep senantiasa diberi keberkahan, kedamaian, serta kemajuan.

Momentum tersebut juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah dengan alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan.

Bupati Fauzi menegaskan dukungan masyarakat dan para tokoh agama menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pembangunan daerah.

“Tanpa dukungan masyarakat dan para tokoh agama, program pemerintah tidak akan berjalan optimal,” katanya.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan publik serta memperluas dampak pembangunan ekonomi bagi masyarakat.

Di tengah gema sholawat yang mengalun, pesan kebersamaan menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah merupakan kerja kolektif antara pemerintah dan masyarakat.

Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi fondasi menuju Sumenep yang lebih maju dan sejahtera.

 

Penulis: Acan

Editor: Tim Redaksi ALTRIAN News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2

2