Example floating
Example floating
PariwisataBerita

Satu Tahun Kepemimpinan Fauzi–Imam, Indikator Pembangunan Sumenep Tunjukkan Tren Positif

Avatar of Altriannews.com
379
×

Satu Tahun Kepemimpinan Fauzi–Imam, Indikator Pembangunan Sumenep Tunjukkan Tren Positif

Sebarkan artikel ini
ALTRIANNEWS.COM 20260313 190721 0000

SUMENEP, Altrian News – Satu tahun kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati Imam Hasyim mencatat sejumlah capaian strategis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Berbagai indikator pembangunan daerah menunjukkan tren positif selama kurun waktu satu tahun terakhir. Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai capaian tersebut sebagai bagian dari implementasi visi “Sumenep Maju, Adil, dan Mandiri”.

Salah satu capaian penting adalah penurunan angka kemiskinan sebesar 0,76 persen. Penurunan tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di wilayah Jawa Timur.

Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sumenep juga mengalami penurunan sebesar 1,64 persen. Capaian ini menempatkan Sumenep sebagai daerah dengan kinerja terbaik ketiga di Jawa Timur dalam pengendalian pengangguran.

Peningkatan kualitas hidup masyarakat turut terlihat dari naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang kini mencapai 70,54 dan masuk kategori tinggi.

Kenaikan IPM tersebut mencerminkan membaiknya akses pendidikan, layanan kesehatan, serta standar hidup masyarakat.

Di sektor sosial, Pemerintah Kabupaten Sumenep merealisasikan pembangunan 286 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu dan warga terdampak bencana.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Pada sektor keagamaan, pemerintah daerah juga menyalurkan tunjangan sebesar Rp1,47 miliar kepada 1.225 guru ngaji di berbagai wilayah Sumenep.

Para penerima bantuan tersebut juga mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perhatian terhadap pendidik keagamaan.

Di bidang infrastruktur, pembangunan jalan dan jembatan strategis terus dilakukan untuk memperkuat konektivitas wilayah daratan maupun kepulauan.

Infrastruktur tersebut menjadi penopang distribusi barang dan jasa serta memperlancar mobilitas masyarakat dalam aktivitas ekonomi.

Pemerintah daerah juga memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu.

Selain itu, sebanyak 45 sekolah di wilayah daratan dan kepulauan telah direhabilitasi guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak.

Di sektor kesehatan, masyarakat kini dapat mengakses layanan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan cukup menggunakan KTP melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Peningkatan layanan kesehatan juga ditandai dengan naiknya status RSUD dr. H. Moh. Anwar menjadi rumah sakit tipe B, sehingga kapasitas pelayanan medis semakin kuat.

Transformasi pelayanan publik juga terus dilakukan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) yang kini menyediakan 221 jenis layanan bagi masyarakat.

Selain itu, layanan kegawatdaruratan Call Center 112 diperkuat untuk memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

Selama satu tahun kepemimpinan ini, Kabupaten Sumenep juga berhasil meraih 16 penghargaan tingkat regional dan nasional sebagai bentuk pengakuan atas kinerja tata kelola pemerintahan daerah.

Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah daerah memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5.712 pekerja rentan dan petani tembakau.

Capaian tersebut menunjukkan arah pembangunan Sumenep yang semakin terukur dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis : Acan

Editor : Tim Redaksi Altriannews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *