SUMENEP | ALTRIAN NEWS – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa membaca merupakan pondasi utama dalam membangun generasi muda yang cerdas dan berdaya saing.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Festival Literasi Membaca di Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Sumenep, Senin (22/9/2025).
Dalam sambutannya, Fauzi mengutip ayat pertama Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu Iqra’ (bacalah).
Menurutnya, perintah membaca menjadi landasan penting bagi pengembangan diri sekaligus kehidupan bermasyarakat.
“Ayat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad adalah perintah membaca. Membaca itu kunci kemajuan, baik untuk diri sendiri maupun untuk masyarakat,” ungkap Fauzi.
Fauzi juga membagikan kisah masa kecilnya. Ia mengaku pernah tidak naik kelas karena lebih senang menonton televisi ketimbang belajar.
Namun, kebiasaan itu berubah seiring waktu.
“Saya mulai gemar membaca, termasuk karya sastra seperti syair-syair cinta Khalil Gibran,” katanya sambil berkelakar.
Meski demikian, Fauzi menegaskan membaca tidak boleh berhenti pada kesenangan pribadi.
“Lebih jauh, membaca harus menjadi bekal untuk mengabdi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Fauzi turut menyinggung perjalanan hidupnya. Ia sempat bercita-cita menjadi polisi atau TNI, namun dorongan orang tua mengarahkannya menjadi ASN.
Takdir akhirnya membawanya menjabat sebagai Bupati Sumenep.
Festival literasi di Uniba Sumenep ini diharapkan mampu menumbuhkan minat baca di kalangan generasi muda.
“Kegiatan literasi harus mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap membawa Sumenep menuju arah yang lebih maju,” pungkasnya.
Penulis: Acan
Editor: Tim Altrian News
Redaksi: Altrian News













