SUMENEP | ALTRIAN NEWS – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan desa agar berbagai program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
Menurut Achmad Dzulkarnain, desa kini menjadi pusat pelaksanaan berbagai kegiatan pemerintah, baik yang bersumber dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi maupun kementerian. Karena itu, partisipasi masyarakat diperlukan agar program yang dilaksanakan dapat berjalan tepat guna dan tepat sasaran.
“Desa itu menjadi pusat kegiatan di semua lini, termasuk kegiatan kementerian dan provinsi. Bagaimanapun juga, kegiatan bisa dianggap tepat guna dan tepat sasaran apabila melibatkan peran serta masyarakat,” ujar Achmad Dzulkarnain, Rabu (7/10/2026).
Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam mendorong kemajuan desa. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga perlu memperoleh ruang untuk menyampaikan aspirasi, mengidentifikasi kebutuhan, serta ikut mengawasi pelaksanaan program di lingkungannya.
Menurutnya, pembangunan desa akan lebih relevan apabila perencanaannya mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan demikian, kegiatan yang dilaksanakan tidak semata-mata berorientasi pada penyelesaian program, tetapi juga memperhatikan manfaat yang dapat dirasakan warga.
Achmad Dzulkarnain menyebut, salah satu indikator desa mandiri adalah tingginya partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kegiatan kemasyarakatan.
Keterlibatan tersebut dapat diwujudkan melalui keikutsertaan warga dalam musyawarah desa, penyampaian usulan pembangunan, kegiatan gotong royong, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Partisipasi masyarakat juga memberikan ruang bagi pemerintah desa untuk memahami persoalan yang dihadapi warga. Masukan dari masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan desa.
Semakin terbuka ruang partisipasi, semakin besar pula kesempatan masyarakat untuk mengetahui proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan di desanya. Namun, keterlibatan tersebut perlu didukung penyampaian informasi yang jelas serta mekanisme penyaluran aspirasi yang dapat diakses warga.
Banyaknya program yang melibatkan desa menuntut koordinasi yang baik antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, kementerian, dan pemerintah desa. Koordinasi diperlukan agar pelaksanaan kegiatan dapat diselaraskan dengan kebutuhan lokal serta tidak mengabaikan aspirasi masyarakat.
Pemerintah desa juga memiliki peran dalam memastikan warga memperoleh informasi mengenai program yang berjalan, termasuk tujuan, sasaran, dan manfaat kegiatan. Keterbukaan informasi menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan sekaligus mendorong pengawasan bersama.
Di sisi lain, keterlibatan masyarakat perlu diikuti dengan pengelolaan program yang transparan dan akuntabel. Usulan warga harus dipertimbangkan secara proporsional dengan memperhatikan skala prioritas, ketersediaan anggaran, serta ketentuan yang berlaku.
Dengan pendekatan tersebut, pembangunan desa diharapkan tidak hanya terlihat dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari kesesuaian program dengan kebutuhan masyarakat dan manfaatnya bagi kehidupan warga.
Meski partisipasi menjadi faktor penting, kemajuan desa tetap membutuhkan dukungan tata kelola pemerintahan yang baik, kapasitas aparatur, perencanaan yang terukur, serta pengawasan pelaksanaan program.
Pernyataan Kepala DPMD Sumenep tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pembangunan desa. Keberhasilan program pada akhirnya perlu dilihat dari pelaksanaan yang dapat dipertanggungjawabkan dan manfaat yang benar-benar dirasakan warga.
Dengan memperkuat partisipasi masyarakat dan koordinasi antarpemerintah, pelaksanaan program di desa diharapkan semakin sesuai dengan kebutuhan setempat serta mendukung upaya mewujudkan desa yang maju dan mandiri.
Penulis: ACAN
Editor: Tim Altrian News














Tidak ada Respon